Senin, 13 Juli 2015

5 Destinasi di kawasan Pantai Pink Lombok Yang Eksotis

Salah satu daerah di Pulau Lombok yang sedang ramai diperbincangkan adalah kawasan Pantai Pink. Kawasan ini terletak di daerah Lombok Timur sejauh 3 jam perjalanan dari kota Mataram atau 2 Jam perjalanan dari Bandara Internasional Lombok Praya.
Untuk sampai ke Pantai Pink kita bisa melalui jalur darat dan laut. Tetapi melalui darat akan sangat sulit karena infrastruktur jalannya masih perintis dan bahkan dibeberapa bagian belum memungkinkan untuk dilalui kendaraan roda empat. Pilihan yang terbaik adalah dengan menyeberang melalui Pelabuhan Tanjung Luar. Dari pelabuhan yang merangkap Tempat Pelelangan Ikan ini kita dapat menyewa kapal kayu untuk berkeliling di kawasan Pantai Pink
Banyak yang belum mengetahui, bahwa selama dalam perjalanan kita dapat singgah ke beberapa destinasi yang asyik untuk dikunjungi, beberapa tempat bahkan sangat indah dan tidak kalah dengan Pantai Pink itu sendiri
Berikut 5 destinasi yang asyik dikunjungi di kawasan Pantai Pink

1.       Pulau Pasir Putih
Pulau ini terletak 20menit perjalanan dari Pelabuhan Tanjung Luar. Sebenarnya tidak tepat dikatakan pulau karena hanya berupa gundukan pasir di tengah laut. Tapi yang mengasyikan adalah selain pasirnya yang sangat putih dan bersih, pemandangan di pulau ini dimana kita dapat melihat 360 derajat dikelilingi air laut. Dan hanya pada waktu-waktu tertentu saja pulau ini tampak, Saat air pasang, pulau ini seluruhnya tenggelam dibawah air

Minggu, 12 Juli 2015

5 Alasan Kenapa Harus Ke Dieng Saat Dieng Culture Festival

Saat kita berkunjung kesuatu daerah tentunya kita berusaha untuk mengetahui sebanyak mungkin tentang keunikan atau keunggulan daerah tersebut. Terlebih jika daerah tersebut menarik untuk dikunjungi. Kita akan berusaha untuk mengetahui dibagian mana dari daerah tersebut yang indah untuk didatangi. Atau keunikan budaya didaerah tersebut yang berbeda dari tempat kita berasal. Atau sebagian dari kita bahkan ingin mencicipi kuliner setempat baik hanya sekedar untuk ingin tahu atau menikmatinya.

Dieng sebagai salah satu daerah yang terkenal dengan keindahan alam dan kekayaan budayanya sering menjadi alternatif kita untuk berwisata. Tapi tahukah anda bahwa mengunjungi Dieng saat diadakan festival budaya disana akan sangat menarik ketimbang saat hari-hari biasa.
Berikut 5 alasan kenapa kita harus ke Dieng saat Dieng Culture Festival :

1.       Jazzatasawan dan Lampion
Pernah kah membayangkan adanya konser musik di daerah pegunungan?, ya dalam pegelaran Dieng Culture Festival salah satu acaranya adalah digelarnya konser musik Jazz. Dan karena di gelar di area yang tinggi seperti Dieng maka di sebut JazzAtasAwan.
Alunan musik berpadu dengan keindahan alam Dieng dan dengan latar belakang Candi Arjuna menciptakan sensasi tersendiri yang tidak didapatkan saat menyaksikan konser di kota-kota besar. Sistem pencahayaan dibuat sedemikian rupa sehingga menampilkan siluet mistis yang indah dari Candi Arjuna. Ternyata peninggalan budaya masa lampau bisa berdampingan mesra dengan budaya kontemporer
Kesan menyatu dengan alam pun semakin terlihat saat penonton duduk direrumputan saat menikmati pertunjukan. Berbaur dengan masyarakat lokal menciptakan sensasi tersendiri mengamati masyarakat desa mencoba mengerti konseptualitas dari nilai-nilai musik yang universal.
Acara ini pun dilengkapi dengan menerbangkan ribuan lampion yang menciptakan sensasi tersendiri. Sungguh indah menyaksikan ribuan lampion membumbung tingi seolah menerangi dan memberi kehangatan di malam yang dingin dan gelap.

Sabtu, 17 Januari 2015

TRADISI BAU NYALE LOMBOK, ANTARA MITOS DAN REALITAS

 
Pantai Selong Belanak Lombok

Pulau Lombok selain terkenal akan keindahan alamnya juga mempunyai kekayaan khazanah budaya yang menarik. Salah satunya adalah Upacara Bau Nyale. Upacara ini dilakukan di kabupaten Lombok Tengah di sekitar Pantai Seger atau Pantai Selong Belanak.

Upacara Bau Nyale atau menangkap nyale bermula dari mitos yang berkembang di masyarakat Lombok bahwa Nyale dipercaya merupakan penjelmaan dari putri yang cantik jelita bernama Putri Mandalika yang sangat di cintai masyarakatnya dan menjadi rebutan dari para pangeran yang berasal dari kerajaan sekitarnya. Untuk menghindari pecahnya peperangan diantara kerajaan tersebut, dan untuk keadilan akhirnya sang putri mengundang seluruh pangeran dan masyarakatnya suatu hari di suatu tempat dekat Pantai Seger untuk berkumpul, dan saat itu sang putri memutuskan untuk terjun dari karang pantai dan berubah serta menjelma menjadi Nyale sehingga dapat menjadi milik bersama para pangeran dan masyarakat yang dicintainya.