Sabtu, 17 Januari 2015

TRADISI BAU NYALE LOMBOK, ANTARA MITOS DAN REALITAS

 
Pantai Selong Belanak Lombok

Pulau Lombok selain terkenal akan keindahan alamnya juga mempunyai kekayaan khazanah budaya yang menarik. Salah satunya adalah Upacara Bau Nyale. Upacara ini dilakukan di kabupaten Lombok Tengah di sekitar Pantai Seger atau Pantai Selong Belanak.

Upacara Bau Nyale atau menangkap nyale bermula dari mitos yang berkembang di masyarakat Lombok bahwa Nyale dipercaya merupakan penjelmaan dari putri yang cantik jelita bernama Putri Mandalika yang sangat di cintai masyarakatnya dan menjadi rebutan dari para pangeran yang berasal dari kerajaan sekitarnya. Untuk menghindari pecahnya peperangan diantara kerajaan tersebut, dan untuk keadilan akhirnya sang putri mengundang seluruh pangeran dan masyarakatnya suatu hari di suatu tempat dekat Pantai Seger untuk berkumpul, dan saat itu sang putri memutuskan untuk terjun dari karang pantai dan berubah serta menjelma menjadi Nyale sehingga dapat menjadi milik bersama para pangeran dan masyarakat yang dicintainya.



Saat ini Upacara ditujukan untuk memohon keselamatan dan kesejahteraan, serta memohon keberhasilan panen padi yang ditanamnya. Masyarakat Suku Sasak menyakini bahwa panen yang diperoleh akan tergambar pada nyale yang berhasil di tangkap. Jika mendapat nyale yang memiliki warna yang lengkap, maka dipercaya panen yang akan didapat berlimpah ruah.

Secara realitas, Nyale sendiri merupakan sebutan dari masyarakat setempat untuk binatang laut yang termasuk jenis cacing laut (anelida) yang memiliki kaki berupa bintik-bintik. Bentuknya menyerupai cacing kelabang yang memiliki panjang 10-15cm dan berkembangbiak dengan cara bertelur satu tahun sekalibpada bulan februari-maret. Sehingga saat itu diyakini Nyale akan keluar dari celah batu karang di permukaan laut.
Monumen Putri Mandalika

Dewasa ini, Upacara Bau Nyale telah dikembangkan menjadi festival dengan berbagai macam acara penunjang agar dapat menarik wisatawan menyaksikan. Bahkan akhir-akhir ini diadakan pesta rakyat ditepi pantai dengan mengadakan konser group band terkenal. Selain itu mengadakan tradisi-tradisi unik antara muda-mudi lombok seperti bejambik (pemberian cendera mata kepada kekasih), betandak (berbalas pantun), belancaran (pesiar dengan perahu).

Tahun ini Festival Nyale diadakan tanggal 9 sd 10 Februari 2015 bertempat di Pantai Seger dan Selong Belanak Kabupaten Lombok Tengah dan rencananya akan mengundang Group Band Noah untuk memeriahkan acara festival tersebut

Tidak ada komentar:

Posting Komentar